Telah kita ketahui bersama bahwa nabi Muhammad memiliki sifat yg sangat mulia. Dan beliau adalah pribadi yang sangat suka menolong orang lain, nah pada kesempatan kali ini saya akan menceritakan bagaimana kemuliaan nabi muhammad ketika ia berhadapan dengan seorang pengemis yahudi buta yg selalu menghinanya.
Alkisah, hiduplah Di sudut pasar Madinah Al-Munawarah seorang pengemis Yahudi buta hari demi ia lalui dengan selalu berkata "Wahai saudaraku jangan dekati Muhammad, dia itu orang gila, dia itu pembohong, dia itu tukang sihir, apabila kalian mendekatinya kalian akan dipengaruhinya".
Setiap pagi Rasulullah SAW mendatanginya dengan membawa makanan, dan tanpa berkata sepatah kata pun Rasulullah SAW menyuapi makanan yang dibawanya kepada pengemis itu walaupun pengemis itu selalu berpesan agar tidak mendekati orang yang bernama Muhammad. Rasulullah SAW melakukannya hingga menjelang Beliau SAW wafat. Setelah kewafatan Rasulullah tidak ada lagi orang yang membawakan makanan setiap pagi kepada pengemis Yahudi buta itu.
Suatu hari Abubakar r.a berkunjung ke rumah anaknya Aisyah r.ha. Beliau bertanya kepada anaknya, "anakku adakah sunnah kekasihku yang belum aku kerjakan", Aisyah r.ha menjawab pertanyaan ayahnya, "Wahai ayah engkau adalah seorang ahli sunnah hampir tidak ada satu sunnah pun yang belum ayah lakukan kecuali satu sunnah saja". "Apakah Itu?",tanya Abubakar r.a. Setiap pagi Rasulullah SAW selalu pergi ke ujung pasar dengan membawakan makanan untuk seorang pengemis Yahudi buta yang berada di sana", kata Aisyah r.ha.
Ke esokan harinya Abubakar r.a. pergi ke pasar dengan membawa makanan untuk diberikannya kepada pengemis itu. Abubakar r.a mendatangi pengemis itu dan memberikan makanan itu kepada nya. Ketika Abubakar r.a. mulai menyuapinya, si pengemis marah sambil berteriak, "siapakah kamu ?". Abubakar r.a menjawab, "aku orang yang biasa". "Bukan !, engkau bukan orang yang biasa mendatangiku", jawab si pengemis buta itu. Apabila ia datang kepadaku tidak susah tangan ini memegang dan tidak susah mulut ini mengunyah. Orang yang biasa mendatangiku itu selalu menyuapiku, tapi terlebih dahulu dihaluskannya makanan tersebut dengan mulutnya setelah itu ia berikan pada ku dengan mulutnya sendiri", pengemis itu melanjutkan perkataannya.
Abubakar r.a. tidak dapat menahan air matanya, ia menangis sambil berkata kepada pengemis itu, aku memang bukan orang yang biasa datang pada mu, aku adalah salah seorang dari sahabatnya, orang yang mulia itu telah tiada. Ia adalah Muhammad Rasulullah SAW. Setelah pengemis itu mendengar cerita Abubakar r.a. ia pun menangis dan kemudian berkata, benarkah demikian?, selama ini aku selalu menghinanya, memfitnahnya, ia tidak pernah memarahiku sedikitpun, ia mendatangiku dengan membawa makanan setiap pagi, ia begitu mulia.... Pengemis Yahudi buta tersebut akhirnya bersyahadat dihadapan Abubakar r.a.
Nah inilah kisah itu sobat, dari kisah di atas kita bisa mengambil hikmah, bahwa setiap perbuatan yg kurang menyenangkan yg kita dapatkan dari orang lain bukan menjadi alasan bagi kita untuk memusuhi orang tersebut, Allah SWT berfirman, secara singkatnya begini, berdakwalah kejalan tuhanmu dengan hikmah dan nasehat yg baik dan lawanlah mereka yg tidak menyukaimu dengan cara yg baik pula.
Kisah Pengemis Yahudi Buta dan Nabi Muhammad SAW
10 Wasiat Hasan Al-Banna
# Dalam kondisi bagaimanapun, segera dirikanlah sholat
# Baca atau dengarkan Al - Qur'an dan ingatlah ALLAH ( dzikrullah )
# jangan kau habiskan waktumu pada hal - hal yang tak berguna
# berusahalah untuk bisa berbicara dengan bahasa arab secara fush-hah(baik) sebab ia termasuk doktri islam
# jangan banyak berdebat dalam setiap urusan bagaimanapun bentuknya, sebab pamer kepandaian dan riya' itu tidak mendatangkan kebaikan sedikitpun
# Jangan benyak tertawa, karena hati yang selalu berinteraksi dengan Allah adalah hati yang tenang dan khusyu'
# Jangan banyak bergurau, karena umat yang gigih berjuang tidak mengenal selain kesungguhan
# Jangan mengeraskan suara melebihi yang dibutuhkan oleh pendengar, sebab itu merupakan kecerobohan dan menyakitkan orang lain
# Jauhi menggunjing orang dan menjelek - jelekkan kelompok atau organisasi, jangan membicarakan selain kebaikan saja
# Kenalkan dirimu kepada saudaramu seiman dan seperjuangan walaupun engkau tidak diminta, sebab azas dakwah kita adalah mahabbah ( kecintaan ) dan saling mengenal
# ketahuilah bahwa kewajiban itu lebih banyak dari waktu yang terluang, maka bantulah saudaramu untuk menggunakannya dengan sebaik - baiknya, dan jika engkau punya tugas, selesaikan segera !
Hikayat Iblis : Dialog Iblis vs Rasulullah SAW (bagian 1 & 2)
Allah SWT telah memerintahkan seorang Malaikat menemui Iblis supaya dia menghadap Rasulullah saw untuk memberitahu segala rahasianya, baik yang disukai maupun yang dibencinya. Hikmatnya ialah untuk meninggikan derajat Nabi Muhammad SAW dan juga sebagai peringatan dan perisai kepada umat manusia.
Maka Malaikat itu pun berjumpa Iblis dan berkata, "Hai Iblis! Bahwa Allah Yang Maha Mulia dan Maha Besar memberi perintah untuk menghadap Rasullullah saw. Hendaklah engkau buka segala rahasiamu dan apapun yang ditanya Rasulullah hendaklah engkau jawab dengan sebenar-benarnya. Jikalau engkau berdusta walau satu perkataan pun, niscaya akan terputus semua anggota badanmu, uratmu, serta disiksa dengan azab yang amat keras."
Mendengar ucapan Malaikat yang dahsyat itu, Iblis sangat ketakutan. Maka segeralah dia menghadap Rasulullah SAW dengan menyamar sebagai seorang tua yang buta sebelah matanya dan berjanggut putih 10 helai, panjangnya seperti ekor lembu.
Iblis pun memberi salam, sehingga 3 kali tidak juga dijawab oleh Rasulullah saw. Maka sambut Iblis (alaihi laknat),
"Ya Rasulullah! Mengapa engkau tidak mejawab salamku? Bukankah salam itu sangat mulia di sisi Allah?" Maka jawab Nabi dengan marah, "Hai Aduwullah seteru Allah! Kepadaku engkau menunjukkan kebaikanmu? Janganlah mencoba menipuku sebagaimana kau tipu Nabi Adam a.s sehingga keluar dari syurga, Habil mati teraniaya dibunuh Qabil dengan sebab hasutanmu, Nabi Ayub engkau tiup dengan asap beracun ketika dia sedang sujud sembahyang hingga dia sengsara beberapa lama, kisah Nabi Daud dengan perempuan Urya, Nabi Sulaiman meninggalkan kerajaannya karena engkau menyamar sebagai isterinya dan begitu juga beberapa Anbiya dan pendeta yang telah menanggung sengsara akibat hasutanmu.
Hai Iblis! Sebenarnya salam itu sangat mulia di sisi Allah azza wajalla, cuma salammu saja aku tidak hendak menjawabnya karena diharamkan Allah. Maka aku kenal baik-baik engkaulah Iblis, raja segala iblis, syaitan dan jin yang menyamar diri. Apa kehendakmu datang menemuiku?"
Taklimat Iblis, "Ya Nabi Allah! Janganlah engkau marah. Karena engkau adalah Khatamul Anbiya maka dapat mengenaliku. Kedatanganku adalah diperintah Allah untuk memberitahu segala tipu dayaku terhadap umatmu dari zaman Nabi Adam hingga akhir zaman. Ya Nabi Allah! Setiap apa yang engkau tanya, aku bersedia menerangkan satu persatu dengan sebenarnya, tiadalah aku berani menyembunyikannya."
Maka Iblis pun bersumpah menyebut nama Allah dan berkata, "Ya Rasulullah! Sekiranya aku berdusta barang sepatah pun niscaya hancur leburlah badanku menjadi abu."
Apabila mendengar sumpah Iblis itu, Nabi pun tersenyum dan berkata dalam hatinya, inilah satu peluangku untuk menyiasati segala perbuatannya agar didengar oleh sekalian sahabat yang ada di majlis ini dan menjadi perisai kepada seluruh umatku.
Pertanyaan Nabi (1):
"Hai Iblis! Siapakah sebesar-besar musuhmu dan bagaimana aku terhadapmu?"
Jawab Iblis:
"Ya Nabi Allah! Engkaulah musuhku yang paling besar di antara segala musuhku di muka bumi ini."
Maka Nabi pun memandang muka Iblis, dan Iblis pun menggeletar karena ketakutan. Sambung Iblis, "Ya Khatamul Anbiya! Ada pun aku dapat merubah diriku seperti sekalian manusia, binatang dan lain-lain hingga rupa dan suara pun tidak berbeda, kecuali dirimu saja yang tidak dapat aku tiru karena dicegah oleh Allah.
Kiranya aku menyerupai dirimu, maka terbakarlah diriku menjadi abu. Aku cabut iktikad / niat anak Adam supaya menjadi kafir karena engkau berusaha memberi nasihat dan pengajaran supaya mereka kuat untuk memeluk agama Islam, begitu jugalah aku berusaha menarik mereka kepada kafir, murtad atau munafik. Aku akan menarik seluruh umat Islam dari jalan benar menuju jalan yang sesat supaya masuk ke dalam neraka dan kekal di dalamnya bersamaku."
Pertanyaan Nabi (2):
"Hai Iblis! Bagaimana perbuatanmu kepada makhluk Allah?"
Jawab Iblis:
"Adalah satu kemajuan bagi perempuan yang merenggangkan kedua pahanya kepada lelaki yang bukan suaminya, setengahnya hingga mengeluarkan benih yang salah sifatnya. Aku goda semua manusia supaya meninggalkan sholat, terbuai dengan makan minum, berbuat durhaka, aku lalaikan dengan harta benda daripada emas, perak dan permata, rumahnya, tanahnya, ladangnya supaya hasilnya dibelanjakan ke jalan haram.
Demikian juga ketika pesta yang bercampur antara lelaki dan perempuan. Disana aku lepaskan sebesar-besar godaan supaya hilang peraturan dan minum arak. Apabila terminum arak itu maka hilanglah akal, fikiran dan malunya. Lalu aku ulurkan tali cinta dan terbukalah beberapa pintu maksiat yang besar, datang perasaan hasad dengki hingga kepada pekerjaan zina. Apabila terjadi kasih antara mereka, terpaksalah mereka mencari uang hingga menjadi penipu, peminjam dan pencuri.
Apabila mereka teringat akan salah mereka lalu hendak bertaubat atau berbuat amal ibadat, aku akan rayu mereka supaya mereka menangguhkannya. Bertambah keras aku goda supaya menambahkan maksiat dan mengambil isteri orang. Bila kena goda hatinya, datanglah rasa ria, takabur, megah, sombong dan melengahkan amalnya. Bila pada lidahnya, mereka akan gemar berdusta, mencela dan mengumpat. Demikianlah aku goda mereka setiap saat."
Pertanyaan Nabi (3):
"Hai Iblis! Mengapa engkau bersusah payah melakukan pekerjaan yang tidak mendatangkan faedah bahkan menambahkan laknat yang besar serta siksa yang besar di neraka yang paling bawah? Hai yang dikutuk Allah! Siapa yang menjadikanmu? Siapa yang melanjutkan usiamu? Siapa yang menerangkan matamu? Siapa yang memberi pendengaranmu? Siapa yang memberi kekuatan anggota badanmu?"
Jawab Iblis:
"Semuanya itu adalah anugerah daripada Allah Yang Maha Besar juga. Tetapi hawa nafsu dan takabur membuatku menjadi jahat sebesar-besarnya. Engkau lebih tahu bahwa Diriku telah beribu-ribu tahun menjadi ketua seluruh Malaikat dan pangkatku telah dinaikkan dari satu langit ke satu langit yang tinggi. Kemudian Aku tinggal di dunia ini beribadat bersama sekalian Malaikat beberapa waktu lamanya.
Tiba-tiba datang firman Allah SWT hendak menjadikan seorang Khalifah di dunia ini, maka akupun membantah. Lalu Allah menciptakan lelaki (Nabi Adam) lalu dititahkan seluruh Malaikat memberi hormat kepada lelaki itu, kecuali aku yang ingkar. Oleh karena itu Allah murka kepadaku dan wajahku yang tampan rupawan dan bercahaya itu bertukar menjadi keji dan kelam. Aku merasa sakit hati. Kemudian Allah menjadikan Adam raja di syurga dan dikurniakan seorang permaisuri (Siti Hawa) yang memerintah seluruh bidadari. Aku bertambah dengki dan dendam kepada mereka.
Akhirnya aku berhasil menipu mereka melalui Siti Hawa yang menyuruh Adam memakan buah Khuldi, lalu keduanya diusir dari syurga ke dunia. Keduanya berpisah beberapa tahun dan kemudian dipertemukan Allah (di Padang Arafah), hingga mereka mendapat beberapa orang anak. Kemudian kami hasut anak lelakinya Qabil supaya membunuh saudaranya Habil. Itu pun aku masih tidak puas hati dan berbagai tipu daya aku lakukan hingga Hari Kiamat.
Sebelum Engkau lahir ke dunia, aku beserta bala tentaraku dengan mudah dapat naik ke langit untuk mencuri segala rahasia serta tulisan yang menyuruh manusia berbuat ibadat serta balasan pahala dan syurga mereka. Kemudian aku turun ke dunia, dan memberitahu manusia yang lain aripada apa yang sebenarnya aku dapatkan, dengan berbagai tipu daya hingga tersesat dengan berbagai kitab bid'ah dan carut-marut.
Tetapi ketika engkau lahir ke dunia ini, maka aku tidak dibenarkan oleh Allah untuk naik ke langit serta mencuri rahasia, kerana banyak Malaikat yang menjaga di setiap lapisan pintu langit. Jika aku berkeras juga hendak naik, maka Malaikat akan melontarkan anak panah dari api yang menyala. Sudah banyak bala tenteraku yang terkena lontaran Malaikat itu dan semuanya terbakar menjadi abu. Maka besarlah kesusahanku dan bala tentaraku untuk menjalankan tugas menghasut."
Pertanyaan Nabi (4):
"Hai Iblis! Apakah yang pertama engkau tipu dari manusia?"
Jawab Iblis:
"Pertama sekali aku palingkan iktikad / niatnya, imannya kepada kafir juga ada dari segi perbuatan, perkataan, kelakuan atau hatinya. Jika tidak berhasil juga, aku akan tarik dengan cara mengurangi pahala. Lama-kelamaan mereka akan terjerumus mengikut kemauan jalanku"
Pertanyaan Nabi (5):
"Hai Iblis! Jika umatku sholat karena Allah, bagaimana keadaanmu?"
Jawab Iblis:
"Sebesar-besarnya kesusahanku. Gementarlah badanku dan lemah tulang sendiku. Maka aku kerahkan berpuluh-puluh iblis datang menggoda seorang manusia, pada setiap anggota badannya.
Setengah-setengahnya datang pada setiap anggota badannya supaya malas sholat, was-was, terlupa bilangan rakaatnya, bimbang pada pekerjaan dunia yang ditinggalkannya, sentiasa hendak cepat habis sholatnya, hilang khusyuknya - matanya sentiasa menjeling ke kiri kanan, telinganya senantiasa mendengar orang bercakap serta bunyi-bunyi yang lain. Setengah Iblis duduk di belakang badan orang yang sembahyang itu supaya dia tidak kuasa sujud berlama-lama, penat atau duduk tahiyat dan dalam hatinya senantiasa hendak cepat habis sholatnya, itu semua membawa kepada kurangnya pahala. Jika para Iblis itu tidak dapat menggoda manusia itu, maka aku sendiri akan menghukum mereka dengan seberat-berat hukuman."
Pertanyaan Nabi (6):
"Jika umatku membaca Al-Quran karena Allah, bagaimana perasaanmu?"
Jawab Iblis:
"Jika mereka membaca Al-Quran karena Allah, maka rasa terbakarlah tubuhku, putus-putus segala uratku lalu aku lari daripadanya."
Pertanyaan Nabi (7):
"Jika umatku mengerjakan haji karena Allah, bagaimana perasaanmu?"
Jawab Iblis:
"Binasalah diriku, gugurlah daging dan tulangku karena mereka telah mencukupkan rukun Islamnya."
Pertanyaan Nabi (8):
"Jika umatku berpuasa karena Allah, bagaimana keadaanmu?"
Jawab Iblis:
"Ya Rasulullah! Inilah bencana yang paling besar bahayanya kepadaku. Apabila masuk awal bulan Ramadhan, maka memancarlah cahaya Arasy dan Kursi, bahkan seluruh Malaikat menyambut dengan suka cita. Bagi orang yang berpuasa, Allah akan mengampunkan segala dosa yang lalu dan digantikan dengan pahala yang amat besar serta tidak dicatatkan dosanya selama dia berpuasa. Yang menghancurkan hatiku ialah segala isi langit dan bumi, yakni Malaikat, bulan, bintang, burung dan ikan-ikan semuanya siang malam mendoakan ampunan bagi orang yang berpuasa. Satu lagi kemuliaan orang berpuasa ialah dimerdekakan pada setiap masa dari azab neraka. Bahkan semua pintu neraka ditutup manakala semua pintu syurga dibuka seluas-luasnya, serta dihembuskan angin dari bawah Arasy yang bernama Angin Syirah yang amat lembut ke dalam syurga. Pada hari umatmu mulai berpuasa, dengan perintah Allah datanglah sekalian Malaikat dengan garangnya menangkapku dan tentaraku, jin, syaitan dan ifrit lalu dipasung kaki dan tangan dengan besi panas dan dirantai serta dimasukkan ke bawah bumi yang amat dalam. Di sana pula beberapa azab yang lain telah menunggu kami. Setelah habis umatmu berpuasa barulah aku dilepaskan dengan perintah agar tidak mengganggu umatmu. Umatmu sendiri telah merasa ketenangan berpuasa sebagaimana mereka bekerja dan bersahur seorang diri di tengah malam tanpa rasa takut dibandingkan bulan biasa."
Pertanyaan Nabi (9):
"Hai Iblis! Bagaimana seluruh sahabatku menurutmu?"
Jawab Iblis:
"Seluruh sahabatmu juga adalah sebesar - besar seteruku. Tiada upayaku melawannya dan tiada satu tipu daya yang dapat masuk kepada mereka. Karena engkau sendiri telah berkata: "Seluruh sahabatku adalah seperti bintang di langit, jika kamu mengikuti mereka, maka kamu akan mendapat petunjuk."
Saidina Abu Bakar al-Siddiq sebelum bersamamu, aku tidak dapat mendekatinya, apalagi setelah berdampingan denganmu. Dia begitu percaya atas kebenaranmu hingga dia menjadi wazirul a'zam. Bahkan engkau sendiri telah mengatakan jika ditimbang seluruh isi dunia ini dengan amal kebajikan Abu Bakar, maka akan lebih berat amal kebajikan Abu Bakar. Tambahan pula dia telah menjadi mertuamu karena engkau menikah dengan anaknya, Saiyidatina Aisyah yang juga banyak menghafadz Hadits-haditsmu.
Saidina Umar Al-Khattab pula tidaklah berani aku pandang wajahnya karena dia sangat keras menjalankan hukum syariat Islam dengan seksama. Jika aku pandang wajahnya, maka gemetarlah segala tulang sendiku karena sangat takut. Hal ini karena imannya sangat kuat apalagi engkau telah mengatakan, "Jikalau adanya Nabi sesudah aku maka Umar boleh menggantikan aku", karena dia adalah orang harapanmu serta pandai membedakan antara kafir dan Islam hingga digelar 'Al-Faruq'.
Saidina Usman Al-Affan lagi, aku tidak bisa bertemu, karena lidahnya senantiasa bergerak membaca Al-Quran. Dia penghulu orang sabar, penghulu orang mati syahid dan menjadi menantumu sebanyak dua kali. Karena taatnya, banyak Malaikat datang melawat dan memberi hormat kepadanya karena Malaikat itu sangat malu kepadanya hingga engkau mengatakan, "Barang siapa menulis Bismillahir rahmanir rahim pada kitab atau kertas-kertas dengan dakwat merah, nescaya mendapat pahala seperti pahala Usman mati syahid."
Saidina Ali Abi Talib pun itu aku sangat takut karena hebatnya dan gagahnya dia di medan perang, tetapi sangat sopan santun, alim orangnya. Jika iblis, syaitan dan jin memandang beliau, maka terbakarlah kedua mata mereka karena dia sangat kuat beribadat serta beliau adalah golongan orang pertama memeluk agama Islam dan tidak pernah menundukkan kepalanya kepada sebarang berhala. Bergelar 'Ali Karamullahu Wajhahu' - dimuliakan Allah akan wajahnya dan juga 'Harimau Allah' dan engkau sendiri berkata, "Akulah negeri segala ilmu dan Ali itu pintunya." Tambahan pula dia menjadi menantumu, semakin aku ngeri kepadanya."
Pertanyaan Nabi (10):
"Bagaimana tipu daya engkau kepada umatku?"
Jawab Iblis:
"Umatmu itu ada tiga macam. Yang pertama seperti hujan dari langit yang menghidupkan segala tumbuhan yaitu ulama yang memberi nasihat kepada manusia supaya mengerjakan perintah Allah serta meninggalkan laranganNya seperti kata Jibril a.s, "Ulama itu adalah pelita dunia dan pelita akhirat." Yang kedua umat tuan seperti tanah yaitu orang yang sabar, syukur dan ridha dengan karunia Allah. Berbuat amal soleh, tawakal dan kebajikan. Yang ketiga umatmu seperti Firaun; terlampau tamak dengan harta dunia serta dihilangkan amal akhirat. Maka akupun bersukacita lalu masuk ke dalam badannya, aku putarkan hatinya ke lautan durhaka dan aku hela ke mana saja mengikuti kehendakku. Jadi dia senantiasa bimbang kepada dunia dan tidak hendak menuntut ilmu, tiada masa beramal ibadat, tidak hendak mengeluarkan zakat, miskin hendak beribadat.
Lalu aku goda agar minta kaya dulu, dan apabila diizinkan Allah dia menjadi kaya, maka dilupakan beramal, tidak berzakat seperti Qarun yang tenggelam dengan istana mahligainya. Bila umatmu terkena penyakit tidak sabar dan tamak, dia senantiasa bimbang akan hartanya dan setengahnya asyik hendak merebut dunia harta, bercakap besar sesama Islam, benci dan menghina kepada yang miskin, membelanjakan hartanya untuk jalan maksiat, tempat judi dan perempuan lacur."
Pertanyaan Nabi (11):
"Siapa yang serupa dengan engkau?"
Jawab Iblis:
"Orang yang meringankan syariatmu dan membenci orang belajar agama Islam."
Pertanyaan Nabi (12):
"Siapa yang mencahayakan muka engkau?"
Jawab Iblis:
"Orang yang berdosa, bersumpah bohong, saksi palsu, pemungkir janji."
Pertanyaan Nabi (13):
"Apakah rahasia engkau kepada umatku?"
Jawab Iblis:
"Jika seorang Islam pergi buang air besar serta tidak membaca doa pelindung syaitan, maka aku gosok-gosokkan najisnya sendiri ke badannya tanpa dia sadari."
Pertanyaan Nabi (14):
"Jika umatku bersatu dengan isterinya, bagaimana hal engkau?"
Jawab Iblis:
"Jika umatmu hendak bersetubuh dengan isterinya serta membaca doa pelindung syaitan, maka larilah aku dari mereka. Jika tidak, aku akan bersetubuh dahulu dengan isterinya, dan bercampurlah benihku dengan benih isterinya. Jika menjadi anak maka anak itu akan gemar kepada pekerjaan maksiat, malas pada kebaikan, durhaka. Ini semua karena kealpaan ibu bapaknya sendiri. Begitu juga jika mereka makan tanpa membaca Bismillah, aku yang dahulu makan daripadanya. Walaupun mereka makan, tiadalah merasa kenyang."
Pertanyaan Nabi (15):
"Dengan jalan apa dapat menolak tipu daya engkau?"
Jawab Iblis:
"Jika dia berbuat dosa, maka dia kembali bertaubat kepada Allah, menangis menyesal akan perbuatannya. Apabila marah segeralah mengambil air wudhu', maka padamlah marahnya."
Pertanyaan Nabi (16):
"Siapakah orang yang paling engkau lebih sukai?"
Jawab Iblis:
Lelaki dan perempuan yang tidak mencukur atau mencabut bulu ketiak atau bulu ari-ari (bulu kemaluan) selama 40 hari. Di situlah aku mengecilkan diri, bersarang, bergantung, berbuai seperti pijat pada bulu itu."
Pertanyaan Nabi (17):
"Hai Iblis! Siapakah saudara engkau?"
Jawab Iblis:
"Orang yang tidur meniarap / telungkup, orang yang matanya terbuka (mendusin) di waktu subuh tetapi menyambung tidur lagi. Lalu aku lenakan dia hingga terbit fajar. Demikian jua pada waktu zuhur, asar, maghrib dan isya', aku beratkan hatinya untuk sholat."
Pertanyaan Nabi (18):
"Apakah jalan yang membinasakan diri engkau?"
Jawab Iblis:
"Orang yang banyak menyebut nama Allah, bersedekah dengan tidak diketahui orang, banyak bertaubat, banyak tadarus Al-Quran dan sholat tengah malam."
Pertanyaan Nabi (19):
"Hai Iblis! Apakah yang memecahkan mata engkau?"
Jawab Iblis:
"Orang yang duduk di dalam masjid serta beriktikaf di dalamnya"
Pertanyaan Nabi (20):
"Apa lagi yang memecahkan mata engkau?"
Jawab Iblis:
"Orang yang taat kepada kedua ibu bapanya, mendengar kata mereka, membantu makan pakaian mereka selama mereka hidup, karena engkau telah bersabda, 'Syurga itu di bawah tapak kaki ibu'"
== Selesai ==
SwaraMuslim.2002
proposal PTK
BAB I
PENDAHULUAN
A.Latar Belakang
Belajar merupakan sebuah proses perubahan tingkah laku yang dialami oleh siswa. Perubahan tersebut mencakup perubahan kognitif ( pengetahuan ), afektif ( sikap ) maupun psikomotor ( ketrampilan ). Dalam proses tersebut, siswa melakukan sebuah aktivitas yang disebut aktivitas belajar. Aktivitas belajar yang dilakukan oleh siswa mempengaruhi pencapaian hasil belajar dan memiliki peranan penting dalam kegiatan belajar mengajar. Siswa diharapkan merasa senang dan tertarik dalam melaksanakan aktivitas belajar, sebab jika siswa merasa terbebani dan tidak senang dengan aktivitas belajar yang mereka lakukan, maka kegiatan belajar mengajar hanya akan menjadi sebuah proses yang tidak ada artinya.
Prestasi belajar IPS di kelas 5 SDN Durenan 2 Kecamatan Sidorejo Kabupaten Magetan selama ini cukup rendah, terutama untuk materi yang berkaitan dengan sejarah. Hal itu dapat dilihat dari nilai IPS siswa yang 50% berada di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal ( KKM ) yang telah ditentukan oleh guru, yaitu 69. Padahal KKM tersebut sudah tergolong rendah apabila dibandingkan dengan KKM mata pelajaran lain yang sebagian besar di atas 70.
Materi pelajaraan IPS yang berupa ulasan membuat sebagian besar siswa cenderung menghafal dalam mempelajarinya. Aktivitas belajar yang selama ini dilakukan hanya sebatas mendengarkan ceramah, membaca buku serta mengerjakan latihan soal. Hal tersebut menjadikan siswa merasa bosan dan tidak tertarik mengikuti kegiatan belajar mengajar. Materi hafalan yang cukup banyak membuat siswa merasa terbebani sehingga prestasi belajar siswa pun rendah, terutama untuk materi sejarah. Kondisi tersebut merupakan suatu indikasi bahwa selama ini siswa mengalami kesulitan untuk memahami materi sejarah dalam pembelajaran IPS.
Menyikapi masalah tersebut, diperlukan suatu metode pembelajaran yang membuat siswa menjadi tertarik dan merasa senang dengan aktivitas belajar yang dilakukannya. Dalam hal ini, metode sosiodrama tepat untuk mengajarkan materi IPS mengenai sejarah. Metode sosiodrama mengajak siswa untuk bermain peran, sehingga aktivitas belajar siswa menjadi lebih hidup. Siswa merasa tertarik dan senang dalam mengikuti pembelajaran. Rasa bosan dan merasa terbebani yang selama ini muncul ketika kegiatan belajar mengajar berlangsung akan hilang seiring dengan aktivitas belajar siswa yang menyenangkan. Selain itu siswa diharapkan dapat lebih memahami materi pelajaran mengenai sejarah dan tokoh – tokoh sejarah yang mereka perankan. Dengan demikian pemahaman dan prestasi belajar siswa akan meningkat.
B.Rumusan Masalah
1.Apakah metode sosiodrama dapat meningkatkan pemahaman siswa mengenai materi sejarah pada pembelajaran IPS kelas V SDN Durenan 2 Kecamatan Sidorejo Kabupaten Magetan?
2.Bagaimana penerapan metode sosiodrama sehingga dapat meningkatkan pemahaman siswa mengenai materi sejarah pada pembelajaran IPS kelas V SDN Durenan 2 Kecamatan Sidorejo Kabupaten Magetan.
C.Tujuan
1.Untuk mengetahui apakah metode sosiodrama dapat meningkatkan pemahaman siswa mengenai materi sejarah pada pembelajaran IPS kelas V SDN Durenan 2 Kecamatan Sidorejo Kabupaten Magetan
2.Untuk mengetahui bagaimana penerapan metode sosiodrama sehingga dapat meningkatkan pemahaman siswa mengenai materi sejarah pada pembelajaran IPS kelas V SDN Durenan 2 Kecamatan Sidorejo Kabupaten Magetan
D.Manfaat
1.Bagi siswa
1.Dapat memberikan motivasi belajar IPS khususnya pada pembelajaran sejarah
2.Dapat meningkatkan pemahaman mengenai materi sejarah dalam pembelajaran IPS
2.Bagi guru
1.Mempermudah dalam menyampaikan materi sejarah dalam pembelajaran IPS
3 Kondisi HATI,,yang mana MILIK KITA ....????
" Sesungguhnya di dalam tubuh terdapat segumpal darah, apabila ia baik maka baiklah seluruh tubuh. Apabila ia buruk, maka buruk pula seluruh tubuh. Ketahuilah, itu adalah hati " ( HR. Bukhari & Muslim )
1. HATI YANG SEHAT
Merdeka dari segala bentuk peribadatan selain kepada AllAh SWT.
Terbebas dari segala fitnah subhat dan fitrah syahwat.
Bersemangat untuk taat dan selalu pasrah kepada Allah SWT.
Senantiasa ingat dan terkait dengan akhirat.
Yakin, tabah, dan pandai bersyukur.
Terbebas dari hasad, dengki, dan permusuhan terhadap sesama muslim.
Mencintai dan membenci karena Allah, ridho dan tidak ridho karena Allah.
Menyukai pekerti luhur, santun dan bijaksana.
2. HATI YANG SAKIT
Lalai dari ibadah
Sering lupa akan dosa dan pahala
Kurang ingat terhadap akhirat
Miskin ketaqwaan dan tidak istiqomah
Mudah terpengaruh propaganda dan tergoda berbuat dosa
Bimbang menentukan pilihan dan takut terhadap resiko kehidupan
Tidak bisa mengendalikan diri dan mudah meluapkan emosi
3. HATI YANG MATI
Tidak mengenal Rabb dan buta terhadap kewajibannya
Selalu memburu nafsu dan memperturutkan syahwat
Tidak peduli dosa dan pahala
Lupa akhirat dan tersandera oleh dunia
Jauh dari ketaatan dan bangga terhadap kehinaan
Sombong, menolak kebenaran dan meremehkan manusia.
Cenderung zhalim, tamak dan mendengki.
Agar hati kita tetap sehat, maka kita harus menghindari racun hati di bawah ini :
1. Banyak bicara yang tidak bermanfaat
2. Banyak makan
3. Mengumbar pandangan
4. Salah pergaulan
selain menghindari racun hati,,,harus diberi nutrisi dengan :
1. Dzikir dan membaca Al-Qur'an
2. Istighfar
3. Qiyamul lail - Do'a
4. membaca Sholawat atas nabi
Mari menjaga hati kita agar tetap menjadi hati yang sehat !!! ^^
Ubur-Ubur : Gel cerdas tanpa otak
Bayangkan jika otak di kepala kita rusak. Seluruh tubuh dan panca indra kita mungkin bisa lumpuh tak berfungsi normal. Tapi lain dengan ubur - ubur. Hewan yang nampak seperti gel ini memiliki kecerdasan yang luar biasa, meski tak memiliki otak.
Ubur - ubur bertubuh lunak karena 95% nya adalah air. Tubuhnya nampak seperti payung dengan rumbai - rumbai di bawahnya. Pada ' payung ' ini terdapat mulut dan alat reproduksi, sedangkan rumbai - rumbai terdiri atas tentakel dan tangan - tangan untuk menangkap makanan. Mereka memiliki jaringan syaraf, tapi tak punya kepala, mata dan otak! Tapi mereka cerdas.
Bukti kecerdasan makhluk ini terlihat pada mekanisme pertahanan dirinya. Banyak spesies ubur - ubur yang memiliki racun dalam tentakelnya. Efek racunnya bisa mematikan.
Ada dua jenis ubur - ubur raksasa bernama ' Serdadu Perang Portugis '( Portuguese Man of War ) yang memiliki racun berbahaya. Ukuran payungnya mencapai 15 cm dengan panjang tentakel 30meter. Kekuatan racunnya sama dengan 75% racun kobra.
Ada juga jenis ubur - ubur yang mengeluarkan cahaya dari tubuhnya ( biolumiscnence). Saat ada musuh mendekat, ia berenang menjauh dengan seluruh tubuhnya memancarkan cahaya. Tapi ketika musuh menyerang, ia memadamkan cahaya tubuhnya, sembari melepaskan satu tentakel yang masih bercahaya untuk mengacaukan pandangan musuhnya.
Jadi, hewan unik ini meski tubuhnya menyerupai gel, tanpa kepala dan otak, ternyata memiliki kemampuan luar biasa yang tidak dimiliki hewan lain.
Subhanallah ,,,,
(arrisalah,4/2006)
Hati Ibarat Rumah
Ada tiga macam rumah : Pertama rumah raja, di dalamnya ada simpanannya, tabungannya serta perhiasannya. Kedua rumah hamba, di dalamnya ada simpanan, tabungan dan perhiasan tapi tidak seperti yang dimiliki seorang raja. dan ketiga adalah rumah kosong, tidak ada isinya sama sekali. Jika datang pencuri, rumah mana yang akan dimasuki ??
Apabila anda menjawab, ia akan masuk rumah yang kosong, maka tentu hal itu tidak masuk akal, karena di dalam rumah kosong tidak ada barang yang bisa dicuri.
Oleh karena itulah, dikatakan kepada Ibnu Abbas R.A bahwa orang - orang yahudi mengklaim di dalam sholat mereka tidak pernah terganggu,maka Ibnu abbas berkata, " Apakah yang bisa dikerjakan syetan dalam rumah yang sudah rusak ?"
Bila jawaban anda adalah pencuri itu akan masuk rumah raja, maka hal tersebut bagaikan sesuatu yang hampir mustahil, karena tentunya rumah raja dijaga oleh penjaga dan tentara, sehingga pencuri tidak bisa mendekatinya. Bagaimana mungkin pencuri mendekati sementara para penjaga dan tentara senantiasa siap siaga disekitar kediaman raja ??
Sekarang tinggal rumah ketiga, maka hendaklah orang - orang berakal memperhatikan i'tibar ini sebaik - baiknya, dan menganalogikannya ( rumah ) dengan hati, karena inilah yang dimaksud dalam cerita ini.
Hati yang kosong dari kebajikan adalah hati orang - orang kafir dan munafik, ia adalah rumah setan, telah menjadikannya sebagai benteng dan tempat tinggal bagi dirinya. Maka mungkinkah terdapat daya tarik untuk mencuri dari rumah itu sementara yang ada di dalamnya hanyalah peninggalan setan, simpanan dan gangguannya ?( Rumah ketiga )
Hati yang telah dipenuhi dengan kekuasaan Allah dan keagungannNya, penuh dengan cinta NYA dan senantiasa dalam penjagaanNYA, maka setan mana yang berani memasuki hati ini ? Bila ada yang ingin mencuri sesuatu darinya, apa yang akan dicurinya ??( Rumah pertama )
Hati yang didalamnya dipenuhi tauhid Allah, mengerti tentang Allah, mencintaiNYA dan beriman kepadaNYA serta membenarkan janjiNYA. Namun di dalamnya terdapat juga syahwat, sifat - sifat buruk, hawa nafsu dan tabiat yang tidak baik, maka hati ini akan diantara 2 hal : kadang hatinya cenderung pada keimanan, ma'rifah dan kecintaan kepada Allah, dan terkadang condong kepada panggilan setan, hawa nafsu dan tabiat tercela. ( Rumah kedua )
Hati semacam inilah yang dicari oleh setan dan diinginkannya. Tetapi Allah akan memberikan pertolonganNya kepada yang dikehendakinya. " Dan kemenanganmu hanyalah dari Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana ( Al - Imran : 126 )
Setan tidak bisa mengganggunya kecuali dengan senjata miliknya. Senjata mampu menerobos ke dalam hati. Dan di dalam hati seperti inilah setan mendapatkan senjata - senjatanya berupa syahwat, syubhat, khayalan - khayalan dan angan - angan yang berada di dalam hati.
Saat memasukinya, setan mendapatkan senjata - senjata tersebut dan mengambilnya serta menjadikannya menetap di dalam hati. Apabila seorang hamba mempunyai benteng keimanan yang mengimbangi kekuatan tersebut, maka kekuatannya melebihi kekuatan penyerangan setan, maka ia mampu mengalahkan setan dalam hatinya. Tiada daya dan kekuatan kecuali dari Allah semata.
